SANTRI TRANSPUAN
Memang mungkin ada terjadi kondisi perubahan fisik yang secara signifikan, terlahir sebagai perempuan tapi seiring pertumbuhan tumbuh juga sifat-sifat dan karakter-karakter laki-laki. Dilakukanlah serangkaian tes fisik, dan hasilnya ya, ia yang terlahir perempuan telah seutuhnya berubah menjadi laki-laki.
Itulah bagian dari takdir Allah. Akan tetapi kasusnya pasti tidak banyak. Dan tetu saja tidak semudah menilai dengan ‘perasaan’ yang subjektif.
Dalam kasus ini, bisa jadi dia (sang duta santri transpuan, yang saya gak mau sebut namanya) memang Allah takdirkan ada dalam kondisi tersebut. Namun sayang, dia terjebak dalam jerat kekufuran. Mendeklarasikan diri sebagai Transgender, mendukung Liberalisme, menjadi duta santri/muslim yang transgender. Seolah ingin mengampanyekan ide LGBT itu halal (takdir) dikalangannya (muslim). Naudzubillah...
Kegundahan, kebimbangan hidup yang dia alami selama ini, berhasil disambut dan diapresiasi oleh sistem Liberal. Sehingga saat jiwanya begitu rapuh seperti mendapatkan hidup yang baru, bersama sambutan sistem kebebasan itu. Karena mungkin sejauh ini dia cukup kecewa saat berharap pada Islam, tak satupun ia dapatkan jawaban, apalagi sambutan kecuali hujatan. Karena yang ia temui orang-orang Islamnya bukan sistem Islamnya (world view).
Kemarin kita bebrisik, “emang iya, ada kasus LGBT (so*omi) di lingkungan pesantren”. Lha, ternyata banyak kasus kan. Apalagi kalo udah ada duta dari kalangan santrinya!
Apalagi kalo sang duta menyampaikan opini tentang perbedaan jenis kelamin, gender dan orientasi seks (teori yang memaksa ilmiah, tapi syarat dengan kesesatan) dikalangannya, dengan begitu, bisa jadi, akan terjadi perlombaan merubah jenis kelamin, merubah gestur tubuh (gender. Cowok jadi melambai (feminin), cewek kekar, hilang sifat-sifat kelembutannya(maskulin)) dan merubah orientasi seks menjadi penyuka sesama. Naudzubillah...
Ya, harus waspada dan terus bergerak, mereka terus menyebar dan menular. Ini kita sama-sama dakwah, melakukan pertarungan opini. Semoga kita bisa lebih banyak berpengaruh untuk menyelamatkan generasi dengan Islam dari jeratan kekufuran yang satu ini.
Komentar
Posting Komentar